Sembari menahan lapar akhirnya aku
masuk audit juga!
“kamu anak PGSD, ya?” tanya
seseorang di sebalah kananku.
Ternyata
identitas di sampul berkas pendaftaranku, telah berhasil dibaca olehnya.
“iya,
kamu juga, ya?” tanyaku.
“engga.
Nih temenku PGSD” jawabnya (yang sampai sekarang aku tak mengingat namanya)
sembari menunjuk seseorang persis di sebelahnya.
“Oh.
Hai! Aku Kiky!” Ucapku dengan menyodorkan tangan untuk berjabat.
“Bismo,”
sambal menjabat tanganku.
Nama
yang jarang kudengar di daerah asalku.
“minta
nomormu, ya,” aku menyodorkan ponselku, sudah kusiapkan juga papan tombol untuk
menyimpan kontak baru.
Bismo
meraih ponselku. Mukanya seperti heran dengan yang kulakukan. Sombong, angkuh,
dan sok keren. Tapi aku enjoy aja!
“nih..”
“nama
lengkapmu siapa?” tanyaku
“Haryo
Bismoko”
“Haryo
Bismoko?”
Bismo mengangguk. Kita pun berpisah Karena proses
administrasi masing-masing. Tidak ada spesialnya sama sekali dari sebuah
pertemuan. Tapi gampang banget diinget!. Sampe bikin gak nyangka, orang sombong
itu sekarang sangat menyayangiku, semoga.

0 komentar:
Posting Komentar