Selasa, 21 Februari 2017

Auditorium




Sembari menahan lapar akhirnya aku masuk audit juga!
“kamu anak PGSD, ya?” tanya seseorang di sebalah kananku.
                Ternyata identitas di sampul berkas pendaftaranku, telah berhasil dibaca olehnya.
                “iya, kamu juga, ya?” tanyaku.
                “engga. Nih temenku PGSD” jawabnya (yang sampai sekarang aku tak mengingat namanya) sembari menunjuk seseorang persis di sebelahnya.
                “Oh. Hai! Aku Kiky!” Ucapku dengan menyodorkan tangan untuk berjabat.
                “Bismo,” sambal menjabat tanganku.
                Nama yang jarang kudengar di daerah asalku.
                “minta nomormu, ya,” aku menyodorkan ponselku, sudah kusiapkan juga papan tombol untuk menyimpan kontak baru.
                Bismo meraih ponselku. Mukanya seperti heran dengan yang kulakukan. Sombong, angkuh, dan sok keren. Tapi aku enjoy aja!
                “nih..”
                “nama lengkapmu siapa?” tanyaku
                “Haryo Bismoko”
                “Haryo Bismoko?”

                 Bismo mengangguk. Kita pun berpisah Karena proses administrasi masing-masing. Tidak ada spesialnya sama sekali dari sebuah pertemuan. Tapi gampang banget diinget!. Sampe bikin gak nyangka, orang sombong itu sekarang sangat menyayangiku, semoga.
 

0 komentar:

Posting Komentar